ABK Punya Kesempatan Berkarya

2019-03-07

BANDUNG,- Anak-anak berkebutuhan khusus (ABK) yang bersekolah di Sekolah Luar Biasa se-Jawa Barat memiliki kesempatan berkarya. Hal itu dapat diimplementasikan melalui berbagai event yang diselenggarakan bagi ABK juga dalam berbagai kegiatan nyata sehari-hari.

Kepala Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik Tenaga Kependidikan Taman Kanak-Kanak dan Pendidikan Luar Biasa (PPPPTK TK & PLB), Abu Khaer menyampaikan hal itu pada acara "Gebyar Penyandang Disabilitas" (GDP) yang diselenggarakan Himpunan Mahasiswa Prodi Pendidikan Luar Biasa (PLB) Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Nusantara (Uninus). Senin-Rabu, 4-6 Maret 2019 di Kampus Uninus, Bandung.

Abu Khaer mengapresiasi kegiatan ini, menurutnya, acara ini memberi ruang kepada para penyandang disabilitas untuk dapat berkarya dan mengembangkan potensinya. "Dengan event seperti ini kita memberi ruang kepada para ABK untuk mengisi pembangunan," tuturnya.

Dia mencontohkan karya Batik Ciprat yang diproduksi anak-anak berkebutuhan khusus di SLB Negeri Semarang Jawa Tengah. Batik ini kata dia, telah dipakai oleh Sekretaris Jenderal Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, serta Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat saat event Rempug Nasional Pendidikan dan Kebudayaan. Contoh lain adalah seorang pegawai Balai Poduksi Media Televisi Pustekom Kemetrian Pendidikan dan Kebudayaan Sidoarjo yang berasal dari Alumni Sekolah Luar Biasa di Surabaya. Menurutnya, seluruh pekerjaan yang diberikan kepadanya selalu diselesaikan dengan kualitas di atas rata-rata.

“Selama bekerja, hampir tidak ada satu pun pekerjaan yang kami berikan kepadanya tidak diselesaikan. Bahkan diselesaikan dengan kualitas di atas rata-rata. Ini menunjukkan anak ABK dapat berkarya sama dengan anak-anak yang lainnya,” jelas dia.

Wakil Rektor Bidang Akademik Uninus Dr. H. Husein Saeful Insan, M.M.Pd juga menyambut baik kegiatan ini. Menurutnya acara sederhana ini melahirkan prestasi yang luar biasa. “Setiap kegiatan yang diselenggaakan oleh teman-teman PLB ini memberikan harapan untuk membuka peluang berbuat baik kepada sesama” ungkapnya.

Husein juga menyampaikan bahwa Uninus memiliki Hadian Akbar, mahasiswa berkebutuhan khusus dari Prodi PLB yang meraih juara 2 MTQ Nasional 30 Juz pada tahun 2017. “Melalui prestasinya itu, Hadian sering diundang tampil oleh para menteri, pernah diundang ke Pakistan juga, dan dalam waktu dekat akan berangkat ke Iran” ujarnya.

Kegiatan GDP diselenggarakan  dalam rangka memperingati Hari Internasional Penyandang Disabiltas, Hari Down Syndrome, Hari Autism Internasional, dan Hari Pendidikan Nasional dengan tema “Ragam Kilau di Nusantara”. Acara diisi dengan seminar, gebyar lomba di bidang keterampilan, agama, olahraga, dan ditutup dengan tablig akbar. (RM)***


Bagikan