Uninus menuju Kampus Islam Digital

UNIVERSITAS Islam Nusantara mendapat program bantuan fasilitas berbasis digital sebesar Rp 63 milyar dari Institusi Chung Hwa Taiwan. Dengan program ini diharapkan Uninus dapat menjadi kampus berbasis digital yang memanfaatkan teknologi modern. 

Program bantuan diberikan pada pengukuhan Uninus sebagai universitas Islam digital bersamaan pelaksanaan acara Majelis Silaturahmi Nusantara, Dzikir Whathaniyah (Dzikir bersama), sekaligus mendeklarasikan bergabungnya kembali Uninus dengan Nahdlatul Ulama pada Hari Santri Nasional,  di Kampus Uninus, Jln. Soekarno Hatta, Bandung, Minggu (29/10/2017).

Hadir pada kesempatan ini Ketua MUI Prof. KH. Ma’ruf Amin, Menkominfo Rudiantara, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Walikota Bandung Ridwan Kamil, dan Ketua PWNU Jawa Barat Gus Hasan.

Menkominfo Rudiantara mengatakan, saat ini berita bohong (hoax) sedang menjadi masalah utama masyarakat Indonesiaa. Uninus diharapkan dapat memanfaatkan teknologi modern untuk mengimbangi informasi-informasi hoax tersebut. “Saya menyambut baik bantuan ini. Diharapkan dengan adanya bantuan ini, Uninus dapat melahirkan generasi-generasi berakhlak baik,” ujarnya.

Walikota Ridwan Kamil menyambut baik program bantuan ini. Menurutnya, dengan program bantuan ini, Uninus akan menuju kampus Islam berbasis digital. Namun demikian, Uninus diharapkan tetap menjadi kampus Islam yang menganut prinsip rahmatan lil alamin.


Bagikan