skip to Main Content
Achmad Sudrajat Lc. M.A., Mahasiswa S3 Uninus Yang Miliki Spirit Filantropi Sejak Di Pesantren

Achmad Sudrajat Lc. M.A., Mahasiswa S3 Uninus yang Miliki Spirit Filantropi Sejak di Pesantren

Bandung, Uninus.ac.id
Achmad Sudrajat adalah salah seorang mahasiswa program doktoral (S3) Ilmu Pendidikan Universitas Islam Nusantara (Uninus) Bandung. Saat ini ia dikenal sebagai seorang yang praktisi dalam filantropi, sebagai salah seorang pimpinan di Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI.

Ia mengaku bibit-bibit spirit filantropi itu tumbuh saat menempuh pendidikan di Pondok Pesantren Asshiddiqiyah Jakarta.

“Ketika libur, kami santri ikut dalam kegiatan kemanusiaan kepada masyarakat, misalnya, mereka yang tinggal di kolong jembatan dan lain-lain,” ujarnya sebagaimana ditulis pada kanal Hiwar Republika.id. baru-baru ini.

Oleh karena itu, pria kelahiran tahun 1971 itu mengaku sangat bersyukur karena menjalani masa sebagai seorang santri. Semangat filantropi dari pesantren itu tetap tumbuh begitu lulus dari madrasah aliyah di pesantren yang sama. Begitu juga saat melanjutkan pendidikannya ke Universitas al-Azhar Mesir, dengan mengambil jurusan syariah.

Semangat filantropi pada masa menjadi santri itu kemudian menuai jalannya saat ia berkhidmah melalui Lembaga Amil Zakat Infak Sedekah Nahdlatul Ulama (Lazisnu) PBNU.

“Kemudian, pada Agustus 2018 kami mendapatkam amanah menjadi ketua Lazisnu dan 2020. Kami lalu diamanahkan untuk ikut uji kompetensi di Baznas,” kenangnya.

Di Baznas ia berfokus pada aspek penguatan sumber daya insani untuk para penggerak zakat seluruh Indonesia.

“Di samping itu, kita juga punya program-program di Baznas, seperti pendidikan, ekonomi, kemanusiaan, keagamaan dan dakwah,”

Bangsa Indonesia Berwatak Dermawan
Lebih lanjut ia menjelaskan, Indonesia menyimpan potensi besar dalam bidang filantropi. Pada tahun 2021 lalu misalnya, World Giving Index Indonesia mencapai skor 69. Artinya, RI teratas sedunia.

“Ini sesuatu yang patut kita syukuri. Ya, kedermawanan sudah menjadi sebuah karakteristik bangsa kita. Hendaknya itu kita terus jaga agar selalu menjadi ruh dan spirit kehidupan berbangsa, bernegara dan bermasyarakat,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back To Top
×Close search
Search