skip to Main Content
Akibat Pandemi Covid-19, Agenda Kaderisasi Ansor Jateng Dijadwal Ulang

Akibat Pandemi Covid-19, Agenda Kaderisasi Ansor Jateng Dijadwal Ulang

Semarang, NU Online 

Pandemi Covid-19 memaksa Pimpinan Wilayah (PW) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Jawa Tengah menjadwal ulang agenda-agenda kegiatan pengkaderan, konferensi cabang, dan pelatihan Ansor ataupun Banser se-Jawa Tengah.

 

Ketua PW GP Ansor Jawa Tengah Sholahuddin Aly mengatakan, hasil dari Rakorwil di Kabupaten Semarang di antaranya memutuskan Rapat Anggota maupun Konferancab masih mungkin dilaksanakan di tengah pandemi. Namun untuk Konfercab dan Konferwil tak mungkin dilaksanakan meski menerapkan protokol kesehatan.

 

“Sebab untuk Konfercab harus dihadiri PAC dan Ranting sesuai Peraturan Organisasi (PO). Sementara jika menunggu Covid-19 berakhir, kita tak tahu kapan akan berakhir. Maka Pimpinan Pusat memerintahkan agar dijadwal ulang dan didesain model konferensi secara online,” kata Gus Sholah kepada NU Online, Jumat (30/10).

 

Dikatakan, setelah ditelaah dan dikaji ternyata konferensi online berpotensi memunculkan celah sengketa. Semisal ada klausul peserta harus hadir. Maka diperlukan kajian mengenai sistem kehadiran tersebut yakni mengombinasikan mekanisme yang ada.

 

“Kira-kira konsep yang paling krusial adalah kehadiran, fisik ataupun non-fisik sebenarnya tidak jadi persoalan. Tapi soal hak dipilih dan memilih ini merupakan kategori prinsipil tidak boleh dihilangkan,” ujarnya.

 

Ditambahkan, Ansor Jateng sedang mempersiapkan tim kajian mengenai desain penyelenggaraan konferensi. Sebagi gambaran awal sistem yang akan dibentuk dalam penyelenggaraan Konferancab yaitu PC membentuk kepanitiaan konferensi kemudian menyeleksi nama-nama calon kandidat selanjutnya ditetapkan dalam pleno.

 

“Setelah nama kandidat sudah ada kemudian dibuatkan pertemuan secara virtual yang melibatkan pengurus ranting. Tahap berikutnya, baru digelar Rapat Kerja Anak Cabang (Rakerancab) yang membahas mengenai konferensi dan penetapan calon,” ucapnya.

 

“Sistem ini nantinya juga akan kita pertajam lagi dengan Sahabat-sahabat Ketua PC di Jateng agar pembaharuan kepengurusan dan regenerasi dapat terus berjalan,  sistem ini tidak akan berlaku selamanya namun sebagai solusi di tengah pandemi,” sambungnya.

 

Sekretaris PW GP Ansor Jateng Fahsin M Faal mengatakan, saat ini kegiatan kaderisasi sudah diperbolehkan. Namun yang diizinkan sampai akhir Desember 2020 adalah pelaksanaan Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) dan Pendidikan  Pelatihan Khusus (Diklatsus) Banser.

 

“Sedangkan untuk Pelatihan Kepemimpinan Lanjut (PKL) dan Kursus Banser Lanjutan (Susbalan) baru akan dilaksanakan pada 2021 dengan pemadatan jadwal,” paparnya. 

 

Disampaikan, tahun 2021 nanti untuk PKL dan Susbalan akan diselenggarakan sebulan dua kali sampai akhir masa bhakti kepengurusan periode ini. 

 

“Rakorwil kali ini juga sekaligus penyampaian realisasi atau capaian program kerja masing-masing bidang, evaluasi, serta pemantapan perencanaan program yang akan disempurnakan hingga akhir masa bakti,” pungkasnya.

 

Kontributor: Samsul Huda

Editor: Abdul Muiz


Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top
×Close search
Search