skip to Main Content
Kiai Said Ingatkan Guru Ma’arif NU Ajarkan Pendidikan Akhlak

Kiai Said Ingatkan Guru Ma’arif NU Ajarkan Pendidikan Akhlak

Jakarta, NU Online

Para guru yang mengajar di sekolah dan madrasah LP Ma’arif NU sudah memiliki pengetahuan cukup baik dalam metodologi maupun penguasaan bahan ajar. Guru-guru juga selalu memperoleh pembekalan pendidikan dan pelatihan dari LP Ma’arif NU untuk meng-apgrade pengetahuan dalam praktik baik pembelajaran. Dalam pelatihan guru-guru LP Ma’arif NU selain dibekali pengetahuan sesuai dengan kompetensinya, juga memperoleh penguatan metodologi. 

 

Namun, itu saja tidak cukup. Pengetahuan umum dan keterampilan tidaklah cukup untuk membekali siswa untuk jadi insan berguna bagi keluarga dan lingkungan. Karena itu para guru LP Ma’arif NU harus juga menyertakan pendidikan akhlak dalam setiap pembelajarannya. 

 

Hal itu disampaikan Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj saat peletakan batu pertama (ground breaking) pembangunan tahap 2 Gedung COE (Center Of Excellent) SMK-SMP Ma’arif NU Grogol, Jakarta, Senin (9/11).

 

Perilaku terpuji

Kiai Said juga mengatakan NU ingin sekolah dan madrasah LP Ma’arif NU memiliki siswa yang pinter, memiliki kecerdasan tinggi, tapi juga memiliki akhlak terpuji.

 

“Bagaimana berperilaku terhadap guru, terhadap orangtua, terhadap bangsa, terhadap teman, terhadap tetangga, terhadap orang sakit, dan lainnya,” ujar Kiai Said.

 

Kiai Said menekankan perilaku akhlak terpuji untuk diterapkan dalam setiap pembelajaran di lingkungan LP Ma’arif NU. Pasalnya masyarakat belakangan ini semakin mempertontonkan ujaran kebencian (hate speech), terutama terhadap NU dan tokoh-tokoh NU.   

 

“Kita harus cegah perilaku-perilaku buruk seperti ini, karena berdampak tidak baik bagi perjalanan bangsa ke depan. Alhamdullah di NU tidak ada hal semacam itu, karena kita tidak diajarkan begitu oleh kiai-kiai selama di pesantren,” ujarnya.

 

Maarif NU membanggakan

Pendidikan Nahdlatul Ulama (NU) yang secara kelembagaan dikelola LP Ma’arif NU terus mengalami perkembangan signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Perkembangan ini membut seluruh Nahdliyin semakin bangga terhadap sekolah dan madrasah LP Ma’arif NU.

 

“Sekolah atau madrasah LP Ma’arif NU sudah jadi tempat belajar yang membanggakan. Gedung-gedungnya cukup megah, representatif untuk kenyamanan dan ketenangan belajar siswa. Gedung LP Ma’arif NU di kota-kota besar dan kampung-kampung sama megahnya, sudah tidak kalah dengan sekolah dan madrasah yang lain,” ujar Kiai Said. 

 

Selain gedung mentereng, LP Ma’arif NU juga memiliki guru-guru profesional. Para guru yang mengajar di sekolah/madrasah LP Ma’arif NU sudah memiliki pengetahuan cukup baik dalam metodologi maupun penguasaan bahan ajar. 

 

Usai memberikan amanat, Kiai Said memimpin peletakan batu untuk pembangunan gedung tahap 2 Gedung COE SMK/SMP Ma’arif Grogol. Diikuti oleh Dirjen Vokasi Kemendikbud Wikan Sakarinto, dan kemudian Dirjen Pendis Kemenag Muhammad Ali Ramdhani.

 

Selain melakukan peletakan batu pertama, Kiai Said juga memimpin doa dalam bahasa Arab. Dalam doanya Kiai Said menyertakan agar pembangunan tersebut lancar dan berkah.

 

Tidak hanya oleh guru dan kepala sekolah SMK/SMP Ma’arif NU Grogol, kegiatan juga dihadiri sejumlah pengurus LP Ma’arif NU PBNU seperti KHZ Arifin Junaidi, KH Muchsin Ibnu Djuhan, Harianto Oghie, Saidah Sakwan, Iklilah DF, Soleh Abwa, Yanto Bashri, Abdul Basith, dan lainnya. 

 

Editor: Kendi Setiawan

  

 


Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top
×Close search
Search