skip to Main Content
Pergunu Jombang Rumuskan Program Prioritas

Pergunu Jombang Rumuskan Program Prioritas

Jombang, NU Online

Pimpinan Cabang Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (PC Pergunu) Kabupaten Jombang, Jawa Timur menggelar rapat kerja, Sabtu (21/11) di Pondok Pesantren Ma’had Mambaul Hikam Jatirejo Diwek, Jombang.

 

Kegiatan yang dihadiri pengurus harian PC Pergunu Jombang sebanyak 18 orang ini dibuka langsung oleh ketua PC Pergunu Jombang, HS Arifin. 

 

Dia menjelaskan, sebagai organisasi yang menaungi keberadaan para guru NU, Pergunu harus mampu melaksanakan berbagai program kerja yang bermutu. Tidak heran jika kemudian pada periode sebelumnya, program kerja yang sudah disusun sangat banyak. 

 

Tujuan kegiatan ini, lanjutnya, untuk membahas kembali banyaknya program kerja yang sudah disusun itu. “Agar mempertajam program kerja yang bisa dijalankan sampai tahun 2022 nanti,” ujarnya.

 

Pengurus periode sebelumnya, diakui sudah menyusun banyak program kerja. Namun ketika ketua PC Pergunu Jombang berganti, perlu diadakan penataan ulang. “Agar pelaksanaan program kerja berdasarkan skala prioritasnya,” imbuhnya. 

 

“Jadi program kerja yang dibahas ini melanjutkan kepengurusan periode Pak Ahmad Faqih, yang sekarang menjadi sekretaris PW Pergunu Jawa Timur,” jelasnya. Dia berharap agar rapat kerja ini berjalan dengan lancar dengan hasil yang baik. 

 

Ditemui usai acara, panitia rapat kerja Ahmad Muzani menjelaskan bahwa kegiatan ini berupaya mem-break down beberapa program kerja yang sudah disusun sebelumnya. Pria yang juga wakil bendahara PC Pergunu Jombang ini menjelaskan bahwa ada enam program strategis yang dibahas. 

 

“Seperti penguatan dan pengembangan lembaga, peningkatan kompetensi guru, penguatan pemahaman Aswaja, advokasi pendidikan, pengembangan lintas lembaga, dan publikasi ilmiah,” jelasnya.

 

Nizar Ahmad, salah satu peserta Raker, menjelaskan bahwa banyak program kerja yang sudah disusun pengurus periode sebelumnya. Salah satu yang perlu segera dilaksanakan, jelasnya, adalah penguatan guru-guru NU dalam menghasilkan karya ilmiah.

 

“Padahal di NU ini gudangnya para penulis, nanti bisa kita hadirkan mereka untuk menularkan ilmunya,” jelasnya. 

 

Dengan demikian, tidak heran jika nanti diterbitkan buku atau jurnal ilmiah dari Pergunu Jombang. “Yang penulisnya adalah para guru NU di Jombang,” pungkasnya.

 

Kontributor: Mukani

Editor: Syamsul Arifin


Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top
×Close search
Search