skip to Main Content
Prodi Perbankan Syariah Fakultas Agama Islam Uninus Bahas Investasi Di Pasar Modal Dari Kalangan Gen Z

Prodi Perbankan Syariah Fakultas Agama Islam Uninus Bahas Investasi di Pasar Modal dari Kalangan Gen Z

Bandung, Uninus.ac.id
Program Studi Perbankan Syariah Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Islam Nusantara (Uninus) membahas perkembangan investasi di pasar modal yang dilakukan kalangan gen Z pada seminar bertema bertema Investasi Syariah di Kalangan Gen Z berlangsung di aula FAI Uninus, Senin, (20/6/2022).

Ketua Prodi Perbankan Syariah FAI Uninus Muhsin, S.Pd.I., M.Si. mengatakan, seminar ini dilatarbelakangi dengan marakanya layanan investasi tidak berizin di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang banyak menjerat para investor pemula.

Menurut dia, investor pemula itu berasal dari generasi gen Z atau generasi yang lahir pada rentang tahun 1996 sampai dengan tahun 2012 Masehi atau kawula muda yang saat ini berusia 18-25 tahun.

“Seminar ini dalam rangka dies natalis dengan beberapa rangkaian; ditutup seminar tentang investasi generasi Z. Para generasi Z ini perlu diberi pemahaman bagaimana memilih dan mengelola investasi yang baik sesuai aturan, terutama investasi yang berbasis syariah,” ungkapnya di sela seminar tersebut.

Pembicara seminar, Kepala Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Jawa Barat Reza Shadat Shahmeini, S.E., M.M. mengatakan investor gen Z saat ini mendominasi di pasar modal Indonesia, melampaui generasi sebelumnya. Dalam 2 tahun terakhir ini, investor dari generasi Z mengalami peningkatan 153 persen.

“Di awal pandemi tahun 2020 didominasi kelompok usia 40 tahun ke atas, tapi kalau kita bicara hari ini, jumlah investor justru ada di kelompok usia 18 sampai 25 tahun. Dalam tempo 2 tahun dari awal 2020 sampai dengan 2022 kelihatan jumlah investor di generasi z mengalami lompatan yang signifikan,” katanya.

Salah seorang panitia seminar, Fadhila Dhiyaul Wafa,menjelaskan, peringatan dies natalis tersebut bertema Membumikan Ekonomi Syariah dan Melangitkan Kejayaan Islam melalaui Perbankan Syariah.

“Tema itu diambil sebagai harapan untuk prodi supaya kita bisa betul mengimplementasikan perbankan syariah dan melangitkan kejayaan Islam supaya di masa depan tentunya Islam semakin terpandang sektor ekonominya,” ungkap mahasiswi semester 6 yang juga Ketua Galeri Investasi Bursa Efek Indonesia (GIBEI) Komisariat Uninus.

Ekonomi syariah, menurut dia, saat ini belum “melangit” karena faktor literasi sehingga masyarakat masih kurang melek tentang hal itu.

“Untuk mensosialisasikannya, Prodi Perbankan Syariah memulainya dari gen Z,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back To Top
×Close search
Search