skip to Main Content
Sebaiknya Lakukan Ini Jika Kontak Dengan Penderita Covid-19

Sebaiknya Lakukan Ini Jika Kontak dengan Penderita Covid-19

Pringsewu, NU Online

Jangan panik dan cemas apabila anda memiliki teman ataupun orang dekat yang terkonfirmasi Covid-19. Jika merasa atau pernah kontak dengan orang positif Covid-19, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan agar tenang dan bisa terhindar dari penularannya.


“Bila merasa kontak dengan orang yang terkonfirmasi Covid 19, istirahat cukup, makan banyak buah dan sayuran, serta konsumsi vitamin C,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pringsewu, Lampung, dr Ulinnuha, Jumat (20/11).


Siapapun dianjurkan tidak perlu tergesa-gesa berpikiran untuk melakukan pemeriksaan, baik swab maupun rapid test untuk memastikan apakah dia terpapar Covid atau tidak.


“Anggap saja kita sudah terpapar dan tetap lakukan protokol kesehatan sehingga kita tidak menulari orang-orang terdekat kita,” sarannya.

Foto: dr. Ulinnuha, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pringsewu


Orang yang pernah kontak dengan orang positif Covid sebaiknya langsung melakukan karantina mandiri selama 14 hari. Jika ada keluhan mengkhawatirkan selama waktu karantina tersebut, seperti demam tinggi, batuk, sesak nafas, hilang indra penciuman, maka saatnya konsultasikan ke tenaga medis.


Tenaga medis, tambah Ulinnuha, nantinya akan melakukan tindakan dan memberikan petunjuk serta arahan yang menjadi panduan selanjutnya.


Selain itu, yang penting juga adalah senantiasa menerapkan pola hidup sehat sesuai protokol kesehatan dengan 3 M yakni memakai masker, mencuci tangan, dan menghindari kerumunan.

 

“Banyak bershalawat mudah-mudahan kita diselamatkan,” pungkas alumni Pesantren Futuhiyah Mranggen, Jawa Tengah ini.


Langkah seperti ini juga pernah dilakukan oleh salah satu warga di Kota Bandar Lampung bernama H Suryani saat mengetahui anaknya yang bekerja di salah satu Bank Swasta terkonfirmasi positif Covid-19. Setelah kejadian yang juga menimpa beberapa karyawan di bank tersebut, Suryani langsung melakukan karantina mandiri di rumahnya.


“Saya dan seluruh anggota keluarga tidak keluar rumah selama 14 hari dan pakai masker terus,” katanya kepada NU Online beberapa waktu lalu.


Selama karantina ini ia menjalankan pola aktivitas seperti yang disampaikan dr. Ulinnuha, ditambah banyak berdoa dan tawakkal.


“Alhamdulillah anak saya sekarang sudah negatif Covid-19, dan saya beserta anggota keluarga lainnya juga sehat,” pungkasnya.


Pewarta: Muhammad Faizin

Editor: Aryudi A Razaq


Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top
×Close search
Search