skip to Main Content

PERATURAN YAYASAN UNIVERSITAS ISLAM NUSANTARA
NOMOR: 044/R-­YPUINB/XII/2019

TENTANG
STATUTA UNIVERSITAS ISLAM NUSANTARA

Bismillahirrahmanirrahiim
MUKADIMAH

Pendidikan dan pengajaran merupakan kebutuhan asasi manusia hidup sesuai dengan kodrat kemanusiannya  sebagai hamba Allah SWT untuk meningkatkan derajat kehidupannya sebagai khalifah dan umat terbaik yang diciptakan Allah di muka bumi ini.

Universitas Islam Nusantara (Uninus) pada saat kelahirannya bernama Universitas Nahdlatul Ulama (UNNU) yang didirikan di kota Bandung pada tanggal 30 November 1959. Kehadirannya di Bumi Nusantara tercinta ini merupakan perwujudan cita-cita para ulama yang berhimpun dalam Keluarga Besar ulama Ahlusunnah wal Jamaah An-Nahdliyah dan umat Islam umumnya sebagai bukti bakti dalam upaya mewujudkan cita-cita Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945, menuju ke arah terwujudnya masyarakat adil dan makmur dalam naungan maghfiroh dan ridla  Allah Subhanahuwata’ala.

Pada awal berdirinya, universitas ini berada dalam pembinaan Yayasan Pembina Universitas Nahdlatul Ulama yang diasuh oleh K.H. Idham Khalid (Alm.), K.H Subhan Z.E. (Alm.), K.H. Achsien (Alm.), K.H. Habib Utsman (Alm.), dan lain-lain. Adapun sebagai pimpinan hariannya adalah K.H. E.Z. Muttaqien (Alm.) yang dikuasakan kepada Prof. Dr. Achmad Sanusi, S.H., MPA.

Dalam perjalanan panjangnya Uninus pernah dipimpin oleh beberapa Rektor diantaranya H.M. NAWAWI (1976-1980, 1980-1987), Prof. Dr. H. Tb. Abin Sjamsuddin Ma’mun, MA (1989-1990), Ir. H. Kusman Kusumanegara, M.Rp (1995-1999, 1999-2001), Prof. Dr. H. Djudju Sudjana, M. Ed (2001-2002), Prof. Dr. H. Dedi Mulyasana, M.Pd (2002-2006), Dr. H. Didin Wahidin, M.Pd (2007-2010, 2011-2014), Dr. Suhendra Yusuf, MA (2014-2019).

Pada tanggal 15 April 1969 sesuai dengan dinamika politik  saat itu serta bergabungnya Fakultas Hukum Universitas Ibnu Khaldun, Akademi Pendidikan Agama Islam, Pendidikan Tinggi Dakwah Islam, dan Perguruan Tinggi Muhammadiyah di Bandung, maka nama Universitas Nahdlatul Ulama (UNNU) diubah menjadi Universitas Islam Nusantara, disingkat Uninus. Misi utama Uninus adalah membentuk manusia unggul yang dijiwai oleh nilai-nilai Islam Ahlusunnah wal Jamaah An-Nahdliyah, mandiri, berakhlak mulia, dan memiliki wawasan kebangsaan serta rasa cinta tanah air.

Demi tercapainya tujuan luhur pembangunan manusia yang dijiwai oleh nilai-nilai Islam Ahlusunnah wal Jamaah An-Nahdliyah serta terwujudnya masyarakat yang adil, makmur jasmani dan rohani yang diridhoi oleh Alla SWT, maka Uninus menyiapkan peserta didik untuk menjadi cendikiawan muslim dan pemimpin bangsa yang bertaqwa, berakhlak mulia, dan memiliki keunggulan dalam keislaman, keilmuan, kepemimpinan, dan kemandirian.

Dengan memohon ridho Allah Subhanahu wata’ala dan dengan didorong oleh niat yang kuat dan ikhlas dalam meneruskan cita-cita perjuangan para pahlawan bangsa, ulama, dan cendikiawan muslim serta dengan mengindahkan nilai dan kaidah tersebut di atas, disusunlah statuta ini sebagai peraturan dan acuan dasar dalam pengelolaan Uninus.

Back To Top
×Close search
Search