skip to Main Content
Uninus Bandung Terus Berupaya Tingkatkan Mutu Menjadi Perguruan Tinggi Unggul

Uninus Bandung Terus Berupaya Tingkatkan Mutu menjadi Perguruan Tinggi Unggul

Bandung, Uninus.ac.id
Universitas Islam Nusantara (Uninus) Bandung terus berupaya untuk meningkatkan mutu menjadi perguruan tinggi yang unggul. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan mengimplemetasikan penetapan standar, pelaksanaan standar, evaluasi standar, pengendalian standar, dan peningkatan standar (PPEPP).

Sekretaris Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Uninus Farhan, S.S., M.Pd.I. mengatakan, setiap perguruan tinggi di Indonesia harus mengikuti standar yang minimal yang ditetapkan pemerintah melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

“Selain standar yang ditetapkan pemerintah, perguruan itu sendiri memiliki standar untuk dirinya, dan Uninus akan terus berupaya meningkatkan mutunya untuk lebih baik lagi, menjadi perguruan tinggi unggul,” katanya saat ditemui di ruangan LPM Uninus, Gedung Rektorat lantai 2, Jalan Soekarno Hatta No 530 Kota Bandung, Selasa (15/11/2022).

Untuk tujuan itu, kata dia, Uninus membuka diri dan berkonsultasi dengan pihak-pihak terkait dan bahkan belajar kepada perguruan tinggi lain yang sudah mencapai taraf unggul melalui program benchmarking.

Baru-baru ini, lanjutnya, Uninus telah melakukan benchmarking ke perguruan-perguruan tinggi di Kota Bandung, di antaranya ke Telkom University yang dilakukan secara daring. Pertengahan minggu lalu, Uninus melakukan hal serupa dengan Universitas Islam Bandung (Unisba), tapi secara luring. Dalam waktu dekat ini, Uninus kembali akan melakukan benchmarking dengan Telkom University secara luring.

“Minggu lalu kita melakukan benchmarking dengan Unisba yang dipimpin Pak Rektor yaitu pada 10 November, tempatnya di gedung Pasasarjana Unisba,” tambahnya.

Dari Uninus langsung dipimpin Rektor, Warek II, Warek III, Dekan Fakultas Hukum, Wadek Fakultas Hukum, Kaprodi S1 Ilmu Hukum, dan tim dari LPM Uninus.

“Jadi kita belajar kepada universitas yang telah memiliki akreditasi unggul tentang bagaimana usaha mereka meningkatkan akreditasi,” katanya.

Akreditasi itu, lanjutnya, merupakan representasi dari tata kelola sebuah perguruan tinggi. Oleh karena itu, Uninus belajar tentang bagaimana mengelolanya, khususnya dalam sistem penjaminan mutu internal atau kegiatan sistemik penjaminan mutu pendidikan tinggi secara otonom untuk mengendalikan dan meningkatkan penyelenggaraan pendidikan.

Ia berharap dengan upaya-upaya yang dilakukan hari ini, target Uninus menjadi perguruan tinggi yang unggul akan dengan segera diraih.

“Secara realistis 5 tahun ke depan insyaallah bisa mencapainya. Mudah-mudahan lebih cepat lagi,” pungkasnya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top
×Close search
Search