skip to Main Content
Uninus Berhasil Dorong Puluhan Dosen Raih Jabatan Fungsional Asisten Ahli, Lektor, Dan Guru Besar

Uninus Berhasil Dorong Puluhan Dosen Raih Jabatan Fungsional Asisten Ahli, Lektor, dan Guru Besar

Bandung, Uninus.ac.id
Selama tahun 2021, Universitas Islam Nusantara (Uninus) berhasil mendorong puluhan dosen mendapatkan jabatan fungsional (jafung) dengan rincian 36 dosen menjadi asisten ahli, 25 dosen menjadi lektor, dan 1 dosen menjadi guru besar.

Menurut Staf Ahli Bidang SDM, Perencanaan, dan Kerjasama Uninus Sidiq Aulia Rahman, M.Pd, keberhasilan itu tak lepas dari upaya pimpinan dalam melakukan pendampingan kepada para dosen secara intensif.

“Alhamdulillah pada tahun 2021 ini kita mampu mendorong dosen-dosen untuk meraih jabatan fungsional. Alhamdulillah awal tahun ini juga menambah satu lagi guru besar pada awal Januari 2022. Jadi dalam setahun ini menambah 2 guru besar,” katanya di lantai 1 Rektorat Uninus, Jalan Soekarno Hatta, No 530, Kota Bandung, Jumat (21/1/2022).

Ia menceritakan, pada tahun-tahun sebelumnya, kesadaran dosen Uninus untuk mendapatkan jabatan fungsional itu masih rendah karena mereka belum paham jenjang kariernya seperti apa. Setelah dilakukan sosialisasi dan pendampingan, mereka sadar apa yang harus dilakukan, apa yang harus disiapkan, dan apa gunanya jafung ini secara pribadi dan kelembagaan.

“Dimuali sejak 2020 sudah dosen-dosen Uninus mendapatkan pendampingan; dimulai sosialisasi, kemudian 2021 pendampingan. Senin terdekat ini pendampingan yang kelima untuk dosen,” tambahnya.

Pendampingan itu, lanjutnya, diawali dari prodi-prodi yang dalam waktu dekat ini akan melakukan akreditasi.

“Pendampingan kemarin ada 9 prodi yang akan mendekati akreditasi. Pendampinga pertama prodi itu didampingi pengusulannya, kemudian dari berkas-berkasnya harus seperti apa. Alhamdulillah itu banyak istilahnya penambahannya jabatan fungsionalnya,” lanjutnya.

Menurutnya, manfaat tunjangan fungsional untuk pribadi dosen adalah penambahan gaji. Semakin tinggi jabatan fungsional, semakin tinggi juga gajinya per bulan. Di samping itu, akan menjadi syarat saat seorang dosen mengikuti sertifikasi dosen.

“Secara lembaga akan berdampak ke akreditasi. Artinya dampaknya itu kesiapan suatu program studi kelayakan jafungnya. Semakin tinggi jafungnya, peniliaannya akan semakin besar. Bukan hanya dari segi pendidikan, tetapi jabatan fungsional itu berpengaruh. Jadi ada peniliaian SDM dosen di setiap prodi itu, selain tingkat pendidikan, tapi juga jabatan fungsionalnya,” pungkasnya. (AA)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back To Top
×Close search
Search