
Universitas Islam Nusantara menggelar Sidang Terbuka Senat Wisuda ke-69 untuk Program Doktor, Magister, dan Sarjana, yang sekaligus menjadi momentum peringatan Hari Lahir Universitas Islam Nusantara ke-66. Sebanyak 1.103 wisudawan resmi dikukuhkan dalam suasana khidmat dan penuh kebanggaan.

Prosesi yang berlangsung dalam Sidang Terbuka Senat dihadiri sejumlah pejabat nasional dan daerah, termasuk Sekretaris Kemenko Polhukam Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Permasyarakatan R. Andika Dwi Prasetya, Kepala Kanwil Kemenkumham Jawa Barat Asep Sutandar, Kepala LLDIKTI Wilayah IV Dr. Lukman, serta Koordinator Kopertais Wilayah II Jawa Barat dan Banten Prof. Rosihon Anwar. Hadir pula jajaran Pembina dan Pengurus Yayasan Pembina UNINUS serta Ketua APTISI Jawa Barat Prof. Eddy Soeryanto Soegoto.

Dalam sambutannya, Rektor Universitas Islam Nusantara menegaskan bahwa usia 66 tahun merupakan tonggak penting bagi institusi untuk memperkuat komitmen sesuai tema besar tahun ini: “66 Tahun Universitas Islam Nusantara: Generasi Berkarakter dan Berdampak untuk Indonesia Emas 2045.”

Universitas Islam Nusantara juga mengumumkan berbagai capaian strategis. Berdasarkan Klasterisasi Perguruan Tinggi Tahun 2026 yang dirilis Ditjen Penelitian dan Pengembangan Kemendikti-Sainstek, Universitas Islam Nusantara berhasil masuk Klaster Utama, menandai peningkatan signifikan dalam kinerja penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Tahun ini, Universitas Islam Nusantara meraih hibah 15 penelitian dan 5 pengabdian dengan total pendanaan Rp907,2 juta, sebagai bukti dedikasi sivitas akademika dalam pengembangan ilmu pengetahuan.
Peningkatan kualitas dosen turut menjadi sorotan, dengan total 199 dosen aktif dan komposisi jabatan fungsional yang terus bertumbuh, termasuk 9 Guru Besar, 21 Lektor Kepala, dan 133 Lektor. Sementara itu, pada aspek kemahasiswaan, Universitas Islam Nusantara meraih predikat “Baik Sekali” SIMKATMAWA 2025, yang mencakup penilaian pada kelembagaan, kegiatan mahasiswa, hingga prestasi rekognisi.
Kekuatan akademik tersebut ditopang jejaring kemitraan internasional yang semakin luas, termasuk kolaborasi dengan Universiti Pendidikan Sultan Idris (Malaysia), Universiti Brunei Darussalam, University of Melbourne, dan National University of Singapore. Kolaborasi ini membuka peluang bagi mahasiswa Universitas Islam Nusantara untuk memperoleh wawasan global yang inklusif.
Pada momen wisuda ini, Universitas Islam Nusantara memberikan apresiasi kepada lulusan terbaik dari setiap jenjang, wisudawan tercepat, termuda, hingga tertua. Sejumlah prestasi membanggakan juga ditampilkan oleh para lulusan, mulai dari publikasi buku ISBN internasional, perolehan HAKI, hingga raihan juara kompetisi tingkat nasional dan internasional.
Wisuda ke-69 juga menjadi ruang refleksi, saat Universitas Islam Nusantara memberikan Penghormatan Anumerta kepada dua lulusan yang wafat sebelum prosesi kelulusan: Almarhum Mukhamad Mahfud (S2 Ilmu Hukum) dan Almarhum Ahmad Suhaimi (S3 Ilmu Pendidikan). Penghormatan ini menjadi bentuk penghargaan atas dedikasi mereka dalam menempuh pendidikan hingga akhir hayat.

Universitas Islam Nusantara turut menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Pembina, LLDIKTI Wilayah IV, Kopertais Wilayah II, serta para mitra kerja sama yang menjadi bagian penting dalam peningkatan mutu pendidikan dan infrastruktur kampus.
Di akhir sambutannya, Rektor mengajak seluruh wisudawan untuk membawa nama baik almamater, menjadi generasi yang berdampak, dan mengambil peran besar dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.