Universitas Islam Nusantara (UNINUS) lahir dari cita-cita luhur para ulama Nahdlatul Ulama. Berikut adalah tonggak sejarah penting perjalanan kami.
Universitas ini awalnya bernama Universitas Nahdlatul Ulama (UNNU). Didirikan oleh para ulama dan tokoh masyarakat Jawa Barat sebagai wujud kepedulian terhadap pendidikan umat Islam di tengah tantangan zaman saat itu.
Untuk memperluas jangkauan dan semangat keislaman nusantara, UNNU resmi berubah nama menjadi Universitas Islam Nusantara (UNINUS). Nama ini mencerminkan komitmen terhadap Islam yang ramah, moderat, dan berkebudayaan Indonesia.
UNINUS menempati kampus terpadu di Jalan Soekarno Hatta No. 530, Bandung. Pembangunan infrastruktur besar-besaran dilakukan untuk menunjang kegiatan akademik yang semakin berkembang pesat, menjadikannya ikon pendidikan Islam di Bandung.
UNINUS terus menambah program studi baru yang relevan dengan kebutuhan industri, termasuk memperkuat Fakultas Teknik, Hukum, dan membuka Sekolah Pascasarjana untuk jenjang Magister dan Doktoral.
Saat ini, UNINUS terus berinovasi dalam digitalisasi kampus, riset, dan pengabdian masyarakat. Bertekad menjadi universitas unggul yang mencetak generasi berkarakter Aswaja di era global dengan fasilitas modern.
Fakta unik seputar sejarah UNINUS (Klik kartu untuk melihat jawaban)
Klik untuk melihat jawaban
Beliau adalah rektor pertama yang meletakkan dasar-dasar akademik universitas saat masih bernama UNNU.
Banyak tokoh bangsa lulusan sini.
Mulai dari pejabat negara, bupati/walikota di Jawa Barat, hingga ulama besar merupakan alumni kebanggaan UNINUS.
Peringkat LPTNU
UNINUS dinobatkan sebagai Perguruan Tinggi Terbaik ke-2 di Indonesia di lingkungan Nahdlatul Ulama (LPTNU).